Kalimat Utama Adalah? Temukan Balasan Lenkapnya Di Artikel Ini

Kalimat Utama Adalah – Apa yang dimaksud dengan kalimat utama? Dan bagaimana menemukan perbedaan wangsit pokok dan kalimat utama, juga cara memilih kalimat utama, semua itu akan diulas lenkap ditulisan ini, plus jenis paragraf menurut letak kalimat utama.

Kalimat Utama Adalah

 Dan bagaimana menemukan perbedaan wangsit pokok dan kalimat utama Kalimat Utama Adalah? Temukan Jawaban Lenkapnya di Artikel Ini

Kalimat Utama atau sering kita dengar juga dengan sebutan kalimat topik merupakan kalimat yang mengandung sebuah gagasan utama mengenai topik dalam sebuah paragraf yang sedang dibahas. Kalimat utama menjadi wangsit atau teladan dalam membuatkan suatu paragraf.

Contoh Kalimat Utama

 Dan bagaimana menemukan perbedaan wangsit pokok dan kalimat utama Kalimat Utama Adalah? Temukan Jawaban Lenkapnya di Artikel Ini
sucidwicahyani.wordpress.com

Baca paragraf di bawah ini:

Pendidikan nasional harus bisa dalam menjamin pemerataan pendidikan, efisiensi administrasi pendidikan, serta peningkatan mutu dan relevansi pendidikan. Pemerataan dalam hal kesempatan pendidikan diwujudkan dalam adanya rogram wajib beajar 9 tahun.

Peningkatan mutu pendidikan diarahkan dalam meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia menyeluruh dengan melalui olah hati, olah pikir, olah rasa, dan juga olah raga biar mempunyai daya saing dalam rangka menghadapi tantangan global. Sedangkan peningkatan relevansi dalam pendidikan bermaksud untuk menghasilkan lulusan yang setara dengan tuntutan atau kenutuhan berbasis potensi sumber daya alam di Indonesia.

Contoh kalimat utama dalam paragraf di atas:

Pendidikan nasional harus bisa dalam menjamin pemerataan pendidikan, efisiensi administrasi pendidikan, serta peningkatan mutu dan relevansi pendidikan.

Ciri-ciri Kalimat Utama

  • Kalimat utama terkandung suatu permasalahan yang dimana kalimat itu bisa dikembangkan secara lebih jelas
  • Kalimat Utama ialah sebuah alimat utama atau uga bisa brdiri sendiri tanpa diperlukannya penghubung, baik penghubung intra kalimat maupun penghubung antar kalimat.
  • Umumnya pada kalimat utama terletak pada awal paragraf, akan tetapi pada kalimat induktif, kalimat utama terletak pada simpulan suatu paragraf dan umumnya dalam kalimat utama memakai kata-kata seperti: “Dengan Demikian…., Jadi…, Sebagai Kesipulan”

Kalimat Utama dan Ide Pokok

 Dan bagaimana menemukan perbedaan wangsit pokok dan kalimat utama Kalimat Utama Adalah? Temukan Jawaban Lenkapnya di Artikel Ini
kakakpintar.com

Ide pokok atau Gagasan Utama merupakan ungkapan yang mejadi inti dalam pembahasan. Ide pokok berada pada kalimat tama di dalam setiap paragraf. Letak biasanya berada pada awal paragraf atau simpulan paragraf.

Ada juga wangsit pokok yang terletak pada tengah paragraf, apabila paragraf tersebut terolong dalam parara deskripsi. Bila paragrafnya merupakan paragraf campuran, wangsit pokoknya berada pada awal dan simpulan paragraf.

Perbedaan Ide Pokok dan Kalimat Utama

etismegasari.wordpress.com

Gagasan Utama atau wangsit pokok 

Pokok problem yang mendasari sebuah dongeng yang bersifat abstrak atau implisit atau kata–kata kunci yang terkandung dalam kalimat utama. Cara untuk mengetahui wangsit pokok ialah dengan cara: Bacalah sebuah wacana lalu tutuplah wacana tersebut. Cobalah jawab pertanyaan ini “Paragraf itu membahas wacana apa?”

Nah, tanggapan itulah yang dimaksud dengan wangsit pokok.

Kalimat Utama

Realisasi dari wangsit pokok yang berwujud pernyataan atau kalimat yang berada di awal dan jua di simpulan paragraph. Kalimat Utama adalah kalimat inti yang dipakai untuk teladan pengembangan menjadi sebuah paragraf.

Kesimpulan

Suatu pernyataan yang terbuat berdasarkan wangsit pokok dan juga kata kunci dari kalimat penjelas dgn kalimat sendiri.

Contoh Ide Pokok dan Kalimat Utama

Kampung kawasan tinggalku yang dulu sangat menyenangkn. Aku, abang dan juga adikku merasa bahagia apa bila berkunjung di kampung kawasan dulu saya tinggal itu. Kami bisa bermain sama teman-teman di kampung, sejuk, indah dan orangnya ramah-ramah.

Kalimat Utama

Kampung kawasan tinggalku yang dulu sangat menyenangkn.

Ide Pokok:

Faktor-faktor yang menjadikan kampung kawasan tinggalnya yang dulu menyenangkan

Contoh Ide Pokok dan Kalimat Utama

irfansyahputra.web.id

Dalam kehidupannya, lebah mempunyai sistem dalam pembagian kerja yang sangat baik. Ratu lebah mampuh menghasilkan telur 2.000 hingga 3.000 butir telur setiap harinya. Seekor ratu lebah juga memilikitugas untuk melahirkan calon ratu lebah.

Oleh rombongan lebah pekerja, lebah calon ratu dipindah dalam suatu ruangan. Lalu cairan kining (royal jelly) dimasukan ke dalam ruangan. Lebah pekerja juga bertugas dalam mengangkut sari madu, mengambil air dan juga serbuk sari bunga, serta mengumpulkan zat perekat yang biasanya ditemukan dari pucuk pohon.

Dalam menyelesaika tugasnya, lebah pekerja dibantu oleh lebah jantan. Lebah jantan secara khusus bertugas mencari kawasan yang banyak terkandung sari madu. Ketika menemukan suatu kawasan yang mempunyai banyak sari madu, lebah jantan emanggil lebah lain dengan memakai tariannya.

Kalimat Utama:

alam kehidupannya, lebah mempunyai sistem dalam pembagian kerja yang sangat baik.

Ide Pokok:

Sisitem dalam pembagian kerja lebah.

Cara Menentukan Kalimat Utama

 Dan bagaimana menemukan perbedaan wangsit pokok dan kalimat utama Kalimat Utama Adalah? Temukan Jawaban Lenkapnya di Artikel Ini
kakakpintar.com

Bagaimana kita bisa memilih kalimat utama?

Yang harus kita lakukan ialah membaca isi paragraf tersebut dengan cermat, dengan itu kita bisa memilih manakah di antara rentetan kalimat-kalimat yang ada, yang mempunyai ciri-ciri kalimat utama. Apa sajakah ciri-ciri kalimat utama?

Ciri kalimat utama :

  1. Mengandung sebuah topik atau permasalahan yang sanggup diuraikan lebih lanjut
  2. Biasanya berupa sebuah kalimat lengkap yg sanggup bangkit sendiri
  3. Memiliki arti yang terang tanpa menghubungkan dengan kalimat lain
  4. Bisa dibuat tanpa kata memakai sambung atau transisi
  5. Pada paragraf induktif, sering kali kalimat utama ditandai dengan kata-kata kunci ibarat “Sebagai kesimpulan. Yang penting. Dengan demikian Jadi, ..”

Jenis Paragraf Berdasarkan Letak Kalimat Utama

 Dan bagaimana menemukan perbedaan wangsit pokok dan kalimat utama Kalimat Utama Adalah? Temukan Jawaban Lenkapnya di Artikel Ini
ptk-bahasaindonesia.blogspot.co.id

Empat jenis Paragraf Berdasarkan Letak Kalimat Utama yang akan diulas lengkap yaitu mengenai deduktif, Induktif, paragraf adonan dan paragraf interatif.

1. Deduktif

Paragraf deduktif merupakan paragraf yang kalimat utamanya atau wangsit pokok terletak pada awal paragraf dan setelahnya diikuti oleh kalimat-kalimat penjelas guna mendukung kalimat utama.

ciri-ciri paragraf deduktif

  1. kalimat utama berada pada awal paragraf.
  2. kalimat disusun dari sebuah pernyataan umum yang kemudian disambung dengan penjelasan.

contoh paragraf deduktif

Kegiatan ulang tahun yang ke-tiga panser biru bahkan mencapai klimaksnya. Ketika mereka menggelar program jalan santai sepuluh ribu akseptor bahkan hingga membirukan kota Semarang. Apalagi panitia sudah menyiapkan hadiah doorprize besar besaran. Ada motor, kulkas, TV, tape, VCD player , dan ratusan hiburan lainnya.

Ada beberapa penyebab pada kemacetan di DKI Jakarta. Pertama, jumlah armada yang begitu banyak tidak seimbang dengan luasnya jalan. Kedua, kedisiplinan pada pengendara kendaraan sangat minim. Ketiga, banyak kawasan yang menjadikan terganggunya kemudian lintas, contohnya rel kereta api, pasar, pedagang kaki lima, banjir, halte yang tidak difungsikan, dan sebagainya.

Keempat, kurangnya ketegasan dari petugas yang berwenang dalam mengatur kemudian lintas juga menindak para pelanggar kemudian lintas itu.

*yang bertulisan miring adalah kaliamat utamanya.

2. Induktif

Paragraf Induktif merupakan paragraf yang diawali dengan sebuah kalimat yang berisi penjelasan- klarifikasi dan diakhiri dengan kalimat utama.

Paragraf Induktif sendiri terbagi menjadi 3 yaitu :

  1. Generalisasi

Generalisasi merupakan suatu pola dalam pengembangan paragraf yang bertolak dari sejumlah fakta khusus yang mempunyai kemiripan menuju sebuah kesimpulan. Kesimpulan generalisasi diawali dengan budi sehat generalisasi. Penalaran generalisasi juga sanggup dipakai untuk membuatkan paragraf.

Caranya lebih dulu penulis menyajikan sejumlah insiden atau topik khusus dalam bentuk kalimat. Kemudian pada potongan dari simpulan paragraf itu diakhiri dengan memakai kalimat yang berisi generalisasi bersumber dari insiden khusus yang telah disebutkan pada potongan pertama. Biasanya kalimat terakhir berisi gagasan utama paragraf.

  1. Analogi

Analogi merupakan pola dalam penyusunan paragraf yang berupa perbandingan dari dua hal yang bersifat sama. Pengembangan paragraf dengan cara analogi ini didasarkan dengan adanya anggapan kalau sudah ada persamaan di dalam banyak sekali segi, maka akan ada persamaan juga dalam hal yang lainnya.

  1. Hubungan Kausal

Hubungan kausal merupakan pola penyusunan paragraf dgn memakai beberapa fakta yang mempunyai pola hubungan lantaran dan akibat.

Ciri-Ciri Paragraf Induktif

– kalimat utama terletak di simpulan paragraph.

– kalimat disusun dari klarifikasi / uraian bersifat khusus disusul dengan kalimat pernyataan umum

Contoh Paragraf Induktif :

Banyak pedagang kaki lima yang entah bagaimana awalnya, ibarat mengelompokkan diri hanya dengan menjual jenis barang tertentu di sebuah trotoar tertentu. Selanjutnya, tampillah trotoar tersebut sebagai etalase khusus. Bahkan, banyak barang khas trotoar populer di Jakarta yang tidak bisa dijumpai di toko-toko resmi. Dari suasana tersebut ternyata banyak trotoar yang kesudahannya menjadi populer lantaran penampilanya yang khas.

3. Paragraf Campuran

Paragraf adonan merupakan paragraf yang diawali dengan mengemukakan kalimat utama dan diakhiri juga dengan kalimat utama. Kalimat utama yang letaknya diakhir paragraf ialah penegasan dari kalimat di paragraf pertama.

Ciri-ciri Paragraf Campuran

  • Pikiran utama terletak pada awal atau simpulan paragraf
  • Kalimat berikutnya mencakup uraian dan klarifikasi yang mendukung pikiran utama
  • Akhir paragraf diakhiri dengan adanya penegasan yang mendukung pikiran utama

Contoh Paragraf Campuran

Semua makhluk hidup mmbutuhkan masakan dan minuman untuk melangsungkan kehidupannya. Setiap jenis hewan bertahan untuk hidup dengan cara mencari masakan yang tersedia di alam. Demikian juga dengan insan dan tumbuhan yang memerlukan minuman dan masakan untuk pertumbuhannya. Jadi, binatang, insan dan tumbuhan membutuhkan masakan dan minuman guna melangsungkan hidupnya.

Kalimat utama dari contoh paragraf diatas terdapat pada paragraf pertama dan paragraf akhir.

4. Paragraf Interatif

Paragraf Ineratif ialah paragraf yang dimana kalimat utamanya berada pada tengah paragraf. Biasanya diawali dengan memakai gagasan penjelas sebagai pengantar, kemudian ditampilkan gagasan utama sebagai puncaknya. Setelah itu masih dilanjutkan dengan memakai gagasan penjelas

Ciri-cirinya:

Kalimat-kalimat penjelas terlebih awal, kemudian diikuti dengan kalimat utamanya, dan diakhiri dengan kalimat-kalimat penjelas lagi.

Contoh :

Sepulang mudik, kendaraan beroda empat yang dikendarai Saipul Jamil mengalami kecelakaan di Tol Padalarang Km 97 arah Jakarta. Malang nasibinya, pada kecelakaan itu menewaskan Virginia istri tercintanya. Saipul jamil dan beberapa penumpang yang lainnya selamat walau luka-luka.

Ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga pula, petaka yang dialami Saipul Jamil kolam tak ada hentinya. Ia ditetapkan sebagai seorang tersangka atas petaka yang dialaminya. Padahal, Saipul Jamil sudah bersumpah, Saat insiden kecelakaan terjadi, ia tidak dalam keadaan mengantuk. ia dalam kondisi bugar.

 


Sumber https://ibnuasmara.com/