Bacaan Sholat 5 Waktu [Lengkap] Gambar Dan Tata Cara Sesuai Sunnah

Kali ini saya akan menciptakan artikel mengenai bacaan sholat fardhu dan juga berlaku untuk sholat sunnah. Tujuan dari dibuatnya artikel ini untuk mempermudah kalian yang mana barang kali dari kita ada yang mau mencari materi buat pengajaran dalam tata cara dan bacaan sholat dan mungkin juga dari kita ada mualaf yang gigih dalam mencar ilmu syariat islam.

Semog artikel ini bisa membantu anda dalam mencari ilmu perihal bacaan sholat dan bisa mendapat ridha dari Allah Subhanallahu Wa Taala sebab kita sudah berta’awun atau tolong menolong dalam kebaikan.

Sebelum berlanjut ke pembahasan bacaan sholat, terlebih dahulu kita membahas dasar-dasar dari sholat contohnya syarat wajib dan sahnya sholat.

Syarat Wajib Sholat

Kali ini saya akan menciptakan artikel mengenai bacaan sholat fardhu dan juga berlaku untuk sh Bacaan Sholat 5 Waktu [Lengkap] Gambar dan Tata Cara Sesuai Sunnah
bernuansa.com

Syarat wajib sholat terdapat empat poin yang mana dalam empat point ini hilang satu poin, berarti belum atau tidak diwajibkan untuk mengerjakan sholat. Empat poin itu adalah

  1. Beragama Islam (Muslim) – orang yang menyerahkan dirinya kepada Allah.
  2. Berakal sehat dan sadar. Maksudnya sudah sanggup memakai akalnya dengan sempurna, tidak asing atau hilang ingatan dan tidak pingsan.
  3. Sudah hingga kepadanya anutan islam yang membuatnya tau kewajiban sebagai orang islam.
  4. Baligh (sudah cukup umur)

Syarat Sah Sholat

Kali ini saya akan menciptakan artikel mengenai bacaan sholat fardhu dan juga berlaku untuk sh Bacaan Sholat 5 Waktu [Lengkap] Gambar dan Tata Cara Sesuai Sunnah
parabola-islami.com

Syarat sah sholat ini merupakan ikhtiar dalam kesempurnaan ketika kita mengerjakan sholat dan tidak akan sah sholat kita kalau salah satu dai poin ini tidak dipatuhi.

  1. Menutup Aurat – Dalam menggrjakan sholat kita harus dalam keadaan aurat tertutup dengan memakai helaian kain atau sejenisnya. Dan jangan hingga kita memakai pakaian yang kekecilan sehingga menciptakan batasan aurat kita terlihat.
  2. Tubuh, daerah sholat, dan pakaian kita terhindar dari najis, entah itu najis kecil apalagi najis besar.
  3. Bersuci – Tidak sah sholat kalau tidak berwudhu, jadi bersuci atau wudhu merupakan syarat sah sholat yang tidak boleh kita tinggalkan, deperti apa yang sudah diajarkan oleh Rasulullah Salallahu Alaihi Wasalam.
  4. Sudah masuk waktu sholat – kita harus yakin ketika kita mengerjakan sholat, suda memasuki waktu sholat yang kita maksud. Tidak akan sah ketika kita mengerjakan sholat ashar sebelum masuk waktu ashar. Begitu juga solat-sholat yang lainnya.
  5. Menghadap arah kiblat – sudah diajarkan dan disyariatkan kepada kita untuk menghadap arah kiblat atau arah ka’bah ketika kita mengerjakan sholat. Maka tidak sah ketika kita mengerjakan sholat tanpa udzur syar’i dengan tidak menghadap kiblat.
  6. Tumakninah (fokus, hening dan khusyu) dan harus tartib atau sesuai urutan yang sudah disyaritakan dalam rukun sholat.

Rukun Sholat

Kali ini saya akan menciptakan artikel mengenai bacaan sholat fardhu dan juga berlaku untuk sh Bacaan Sholat 5 Waktu [Lengkap] Gambar dan Tata Cara Sesuai Sunnah
tuntunanshalat.com

Rukun merupakan suatu hal yang wajib dilakukan dan apabila ditinggalkan maka akan membatalkan suatu kasus itu. Contohnya rukun sholat berarti kasus yang berada di dalam sholat yang mana kalau ditinggalkan maka akan batal atau tidak absah sholatnya.

  1. Niat Shalat – Niat ialah akil atau mempunyai maksud melaksanakan kasus sekalipun diniatkan alam hati tanpa diucapkan dengan mulut itu sudah termasuk niat yang sah.
  2. Berdiri tegak dan mata memandang ke daerah sujud (bagi yang mampu) – untuk yang tidak bisa atau keadaan fisik yang tidak memungkinkan untuk berdiri tegak maka bisa melaksanakan sholat dengan duduk dan kalau masih juga belum bisa bisa melaksanakan dengan tiduran (berbaring).
  3. Takbiratul Ihram – melafadzkan takbir (Allahu Akbar) pada awal ibadah sholat dan takbir pertama ini menunjukan sudah masuk pada gerakan sholat yang mana kita tidak boleh melaksanakan apa-apa selain bacaan sholat dan gerakan yang diajarkan oleh Rasulullah Salallahu Alaihi Wasalam.
  4. Membaca Surat al-Fatihah – dalam kasus bacaan surat al-Fatihah terdapat aneka macam macam pendapat mengenai bacaan Bismillâhirrahmânirrahîmyang mana pedapat Imam Syafi’i menyampaikan basmalah merupakan sebahagian dari bacaan al-fatihah dan dijahrkan ketika bacaan al-fatihah jahr. Sedangkan Imam Ahmad beropini basmalah sebagian dari al-fatihah tapi ketika al-fatihah dibaca jahr, basmalah dibaca sirr atau lirih seakantidak bersuara. Beda lagi dengan pedapat Imam Malik yang beropini basmalah bukan serpihan dari al-fatihah jadi tidak dibaca ketika al-fatihah dibaca.
  5. Ruku – posisi tubuh turun membungkuk dengan tangan bertumpu dilutut.
  6. Bangun dari ruku dan i’tidal – tuma’nina, (dilakukan dengan penuh ketenangan dan tidak terburu-buru).
  7. Sujud – thuma’nina (dilakukan dengan penuh ketenangan dan tidak terburu-buru).
  8. Iftirsh (duduk diantara dua sujud) – tuma’nina (dilakukan dengan penuh ketenangan dan tidak terburu-buru).
  9. Tasyahud Akhir.
  10. Membaca sholawat nabi.
  11. Salam.
  12. Tertib, yaitu melaksanakan rukun-rukun sholat sesiai dengan yang telah ditentukan.

Tata Cara Sholat yang Benar

Kali ini saya akan menciptakan artikel mengenai bacaan sholat fardhu dan juga berlaku untuk sh Bacaan Sholat 5 Waktu [Lengkap] Gambar dan Tata Cara Sesuai Sunnah
©thaybah.id

Sekarang kita akan membahas bagaimana tata cara sholat yang benar dimulai dari niat hingga dengan salam dan tartil. Langsung saja kita baca dengan seksama di bawah ini.

Niat Sholat

Menurut pendapat kebanyakan para ulama Imam Malik, Imam Ahmad dan Imam Abu Hanifah beropini tidak ada lafadz khusus untuk niat sholat. Tidak ada satu hadits pun yang menjelaskan perihal lafadz niat sholat, apalagi hadits yang menjelaskan kalau akan melaksanakan sholat maka harus membaca niat.

Jadi untuk kasus niat itu berasal eksklusif dari hati, tanpa harus melafadzkannya pun sudah bermakna dikhususkan sesuai dengan impian apa yang akan dikerjakan. Untuk kasus melafadzkan niat dalam pemula sholat silahkan untuk ditanyakan lagi pada ahlinya.

Berdiri Tegak Dalam Sholat

Kali ini saya akan menciptakan artikel mengenai bacaan sholat fardhu dan juga berlaku untuk sh Bacaan Sholat 5 Waktu [Lengkap] Gambar dan Tata Cara Sesuai Sunnah
slideplayer.info

Jika tidak ada udzur syar’i yang tidak memungkinkan ia berdiri, maka aturan berdiri tegak dalam sholat fardhu ialah wajib. Karena berdiri tegak merupakan salah satu dari rukun wajib sholat. Posisi ini dilakukan dari sebelum takbiratul ihram. Kaifiyah berdiri tegak dalam sholat ialah

  • Posisi tubuh mesti tegak lurus dan tidak membungkuk terkecuali kalau sedang sakit.
  • Posisi tangan rapat berdada di samping badan.
  • Kaki direnggangkan selebar bahu, tidak boleh terlalu lebar dan tidak boleh juga terlalu sempit.
  • Ujung telapak kaki menghada ke kiblat.
  • Mata lurus memandang ke daerah sujud.
  • Posisi tubuh menghadap ke kiblat, terkecuali pada ketika sholat tidak mengetahui arah kemana arah kiblat, maka kita diperbolehkan mengarah kemana saja asal niatan hati tetap menghadap kiblat.

Takbiratul Ihram

Kali ini saya akan menciptakan artikel mengenai bacaan sholat fardhu dan juga berlaku untuk sh Bacaan Sholat 5 Waktu [Lengkap] Gambar dan Tata Cara Sesuai Sunnah
wajibbaca.com

Takbiratul ihram termasuk kasus wajib dalam sholat. Makara kalau sholat tidak didahului takbiratul ihram setelah niat maka sholat pun tidak sah. Ada amalan-amalan sunnah setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surat al-fatihah contohnya doa iftitah yang akan kita jelaskan di bawah ini.

A. Gerakan mengangkat kedua tangan.

Ada banyak keterangan yang menerangkan tata cara mengangkat tangan. Menurut jumhurul ulama gerakan mengangkat tangan sebagai berikut.

  • Telapak tangan sejajar dengan bahu.
  • Ujung jari sejajar rata dengan puncak daun telinga.
  • Ujung dari ibu jari disejajarkan dengan bawah daun telingga.
  • Jari-jari tangan agak diernggangkan.
  • Arah telapak tangan menghadap ke kiblat, bukan ke atas ataupun ke samping.
  • Sunnah renggangkan lengan dari ketiak bagi laki-laki. Untuk wanita diutamakan merapatkan lengan di ketiak namun diperbolehkan juga untuk merenggangkannya.
  • Ucapan kalimat takbir disingkronkan dengan angkatan tangan.

Note: mengangkat tangan disaat mengerjakan sholat terdapat pada empat tempat, yakni ketika takbiratulihram, ketika akan ruku, ketika iktidal (bangun dari ruku) dan ketika bangun seusai rakaat kedua (setelah tasyahud awal) untuk berdiri meneruskan rakaat yang ke-tiga.

اَللّهُ اَكْبَرُ

Allahu’akbar

Artinya : “Allah Maha Besar”

Ketika mengawali ibadah sholat mengangkat tangan sembari mengucapkan takbir “allahu akbar” dan ketika takbiratul ihram sudah dilaksanakan itu artinya tidak boleh melaksanakan apa saja selain amalan-amalan yang disyariatkan.

B. Gerakan Sedekap pada Sholat

sedekap dilakukan setelah mengangkat kedua tangan takbiratulihram. Adapun dengan cara sedekap ialah sebagai berikut.

  • Letakan telapak ajun di atas pergelangan tangan kiri.
  • Letakkan kedua tangan di dada, namun boleh juga di letakan di atas pusara atau bisa juga di bawah pusar.

    Ketika sudah bersedekap, bacaan doa yang dilafadzkan ialah doa iftitah. Untuk bacaan ia iftitah yang sudah umum di gunakan oleh masyarakat Indonesia ialah sebagai berikut:

C. Baca Doa Iftitah

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Allaahu Akbaru kabiiraw-walhamdu lillaahi katsiira, wa subhaanallaahi bukrataw-wa’ashiila.

Artinya : “Allah yang Maha Besar, Maha Sempurna Kebesaran-Nya. Segala Puji Bagi engkau ya Allah, Pujian Yang Sebanyak-Banyaknya. Dan Maha Suci engkau ya Allah Sepanjang Pagi Dan Petang.”

وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيْفاً مُسْلِماً وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam-muslimaw-wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.

Artinya : “Kuhadapkan Wajahku Kepada Zat Yang Telah Menciptakan Langit Dan Bumi Dengan Penuh Ketulusan Dan Kepasrahan Dan Aku Bukanlah Termasuk Orang-Orang Yang Musyrik. Sesungguhnya Sahalatku, Ibadahku, Hidupku Dan Matiku Semuanya Untuk Allah, Penguasa Alam Semesta. Tidak Ada Sekutu Bagi-Nya Dan Dengan Demikianlah Aku Diperintahkan Dan Aku Termasuk Orang-Orang Islam.”

Membaca Surat Al-Fatihah

Kali ini saya akan menciptakan artikel mengenai bacaan sholat fardhu dan juga berlaku untuk sh Bacaan Sholat 5 Waktu [Lengkap] Gambar dan Tata Cara Sesuai Sunnah
suryawardana.com

Membaca surat al-fatihah dalam sholat hukumnya wajib. Makara siapa saja yang mengerjakan sholat tanpa membaca surat al-fatihah maka tidak sah sholat orang tersebut. Untk lafadz atau surat al-fatihah tidak saya tulis di artikel ini sebab sudah niscaya kalian tau bagaimana lafadznya dan kalaupun tidak tau kalian bisa cari di al-quran pada halaman pertama.

Selesai membaca surah al-alfatihah dilanjutkan dengan membaca ayat yang terkadung dalam al-quran contonhnya surat-surat pendek yang terdapat di juz amma juz terakhir pada al-quran. Namun kau juga bisa membaca potongan ayat dari surat-surat panjang pada al-quran.

Bacaan Sholat Ruku dan Gerakan

Kali ini saya akan menciptakan artikel mengenai bacaan sholat fardhu dan juga berlaku untuk sh Bacaan Sholat 5 Waktu [Lengkap] Gambar dan Tata Cara Sesuai Sunnah
wajibbaca.com

Arti ruku ialah membungkukkan badan. Adapun cara ruku ialah sebagai berikut.

  • Angkat kedua tangan sambil mengucapkan kalimat takbir.
  • Lalu turunkan tangan dan letakkan telapak tangan di lutut dengan merenggangkan jari-jarinya.
  • Posisi tubuh membungkuk dengan mensejajarkan punggung dan kepala, sehingga apabila diletakkan mangkuk berisi air di punggung kita, air dalam mangkuk itu tidak tumpah atau jatuh.
  • Tidak menekukkan lutut kaki.
  • Luruskan pandangan mata pada daerah sujud.

Adapun bcaan ketika ruku ialah sebagai berikut:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal azhiimi wa bi hamdih – 3 X (Tiga Kali)

Artinya : “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung.”

Doa Iktidal dan Gerakannya

Untuk doa atau bacaan sholat ketika kembali berdiri setelah ruku (Iktidal) ialah sebagai berikitu:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه

sami’allahu liman hamidah

Artinya : Allah mendengar orang yang memuji-Nya.

Arti dari iktidal ialah bangun dari ruku sehingga berdiri sempurna. Ketika bangun dari ruku disunnahkan untuk mengangkat tangan sebagaimana takbiratulihram dan dibarengi dengan itu juga mengucapkan kalimat “sami’allahu liman hamidah”. Badan kembali tegak berdiri dan posisikan tangan rapat di samping tubuh menyerupai semula hendak takbiratuliharam.

Setelah tubuh sudah dalam keadaan berdiri sempurna, maka doa iktidal pun dibacakan. Untk doa iktidal sebagai berikut:

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّموَاتِ وَمِلْءُ الاَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئتَ مِنْ شَيْئٍ بَعْدُ

Rabbanaa lakal hamdu Mil ussamaawaati wamil-ul ardhi wamil-u maasyi’ta min syai-in ba’du.

Artinya : “Ya Allah ya Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, sepenuh langit dan sepenuh bumi, dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki setelah itu.”

Dalam sholat subuh ada aksesori doa qunut setelah iktidal pada rakaat kedua. Tapi doa qunut ini merupakan sunnah muakaddah pada pendapat Imam Syafi’i. Sedangkan pendapat imam lain beropini tidak ada usulan doa qunut selain qunut nazilah.

Doa Sujud dan Gerakannya

Kali ini saya akan menciptakan artikel mengenai bacaan sholat fardhu dan juga berlaku untuk sh Bacaan Sholat 5 Waktu [Lengkap] Gambar dan Tata Cara Sesuai Sunnah
wajibbaca.com

Setelah iktidal maka dilanjutkan dengan sujud sambil mengucapkan kalimat takbir “Allahu Akbar” dengan menempelkan kedua ujung telapak kaki, kedua lutut, kedua telapak tangan dan wajah (ujung hidung dan dahi) pada lantai daerah kita mengerjakan sholat.

Setelah tepat sujud maka mengucapkan bacaan sholat sujud yaitu sebagai berikut:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal a’la wa bi hamdihi. 3x

Artinya : “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi, dan dengan segala puji bagi-Nya.” 3x

Bacaan Iftirasy (gerakan duduk antara dua sujud) dan Gerakannya

Kali ini saya akan menciptakan artikel mengenai bacaan sholat fardhu dan juga berlaku untuk sh Bacaan Sholat 5 Waktu [Lengkap] Gambar dan Tata Cara Sesuai Sunnah
wajibbaca.com

Gerakan iftirasy ialah ketika bangun dari sujud dengan dibarengi membaca kalikat takbir dilanjutkan duduk ditumpu dengan kedua kaki (menduduki kaki kiri dan kaki kanan tekuk urus ke belakang dengan menekukkan ujung jari-jari kaki).

Setelah duduk ifitrasy dengan tepat maka membaca bacaan sholat untuk duduk iftirasy. Lafadz doa iftirasy (duduk diantara dua sujud) ialah sebagi berikut:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii.

Artinya : “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.”

Doa Tasyahud Akhir dan Gerakannya

Kali ini saya akan menciptakan artikel mengenai bacaan sholat fardhu dan juga berlaku untuk sh Bacaan Sholat 5 Waktu [Lengkap] Gambar dan Tata Cara Sesuai Sunnah
pasberita.com

Di dalam rukun pada sholat tidak ada istilah tasyahud awal atau tahiyat awal dikarenakan itu ada pada sunnah sholat yakni pada madzhab Imam Syafi’i yang dinamakan dengan sunnah ab’ad (perkara suunah dalam sholat yang apabila ditinggalkan baik itu disengaja atau tidak maka sunnah menggantinya dengan sujud sahwi).

Maka dari itu tasyahud awal tidak ada dalam rukun sholat dan yang masuk dalam rukun sholat yaitu tasyahud akhir. Makara kalau tasyahud final ditinggalkan atau tidak sah maka tidak sah pula sholatnya.

A. Gerakan Duduk Tasyahud Akhir

Bangkit dari sujud kedua dengan dibarengi membaca kalimat takbir kemudian duduk dengan posisi tasyahud final atau duduk tawarruk. Setelah itu membaca doa tahiayt akhir. Adapun untk tata cara duduk tahiyat final ini yaitu duduk pada pangkal paha kakikiri dengan posisi kaki kiri keluar dari serpihan bawah menyilang ke kaki serpihan kanan.

Sedangkan kaki serpihan kanan ditekuk lurus ke belakang dengan menekukkan tumit kaki atau ujung jari kaki menyerupai halnya pada tasyahud awal.

B. Doa Tasyahud Akhir

Untuk doa tasyahud final ialah seagai berikut:

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهدُ اَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

At-tahiyyaatul mubaarakatush-shalawaatuth-thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi.

Artinya : “Segala kehormatan, keberkahan, rahmat dan keselamatan (shalawat), serta kebaikan hanyalah kepunyaan Allah. Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah biar tetap tercurah atasmu, wahai Nabi (Muhammad).

Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah biar juga tercurah atas kami, dan juga atas seluruh hamba Allah yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad yakni utusan allah.”

Membaca Sholawat Nabi

Membaca sholawat pada Rasulullah Salallahu Alaihi Wasalam dalam tasyahud final hukumnya wajib, sebab membaca sholalwat nabi merupakan rukun dalam sholat. Maka dari itu kalau kita meninggalkannya tidak sah sholatnya.

Untuk lafadz sholawat nabi dalam bacaan sholat ialah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ

Untuk membaca sholawat nabi sudah dicukupkan membaca sholawat nabi menyerupai di atas, namun apabila mau membaca dengan bacaan yang lebih tepat maka disertakan juga dengan sholawat Ibrahim. Untk lafadznya menyerupai di bawah ini.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمِ وَعَلَى اَلِ إِبْرَاهِيْمِ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ، كََمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمِ وَعَلَى اَلِ إِبْرَاهِيْمِ . فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Allaahumma shalli ‘alaa Muhammadin. Wa ‘alaa aali Muhammadin kamaa shallaita ‘alaa Ibraahiim, wa ‘alaa aali Ibraahiim, wa baarik ‘ala Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin, kamaa baarakta ‘alaa Ibraahiim wa ‘alaa aali Ibraahiim, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiidun.

Artinya :

Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan (Shalawat) untuk Nabi Muhammad. Dan juga limpahkanlah rahmat dan keselamatan (shalawat) kepada keluarga Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat dan keselamatan (shalawat) kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Di seluruh alam semesta, sebetulnya Engkau yakni Maha Terpuji lagi Maha Agung (Mulia).

Gerakan Salam

Kali ini saya akan menciptakan artikel mengenai bacaan sholat fardhu dan juga berlaku untuk sh Bacaan Sholat 5 Waktu [Lengkap] Gambar dan Tata Cara Sesuai Sunnah
fimadani.com

Gerakan salam pada sholat ialah menengokkan kepala ke arah kanan dan kiri. Menengok dilakukan hingga wajah tepat mengarah ke arah samping. Apabila menjadi imam maka ukuran salam yang tepat ialah hingga hidung sang imam terlihat dengan ma’mum.

Adapun doa atau bacaan sholat ketika salam yaitu sebagai berikut:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

salam ke arah kanan dan kiri seraya mengucapkan: “ASSALAAMU ‘ALAIKUM WA RAHMATULLAH, ASSALAAMU ‘ALAIKUM WA RAHMATULLAH (Semoga keselamatan dan rahmat Allah limpahkan kepadamu).

Tartib

Maksud dari tartib disini ialah mendahulukan yang dulu dan mengakhirkan yang akhir. Sedangkan dalam sholat, tartib merupakan rukun jadi kita tidak bisa mengacak-acak gerakan dengan mengakhiri yang awal atau sebaliknya sebab gerakan dalam sholat sudah diterangkan secara terperinci oleh hadits-hadits Rasulullah Salallahu Alaihi Wasalam.

Ayat Kursi

Untuk ayat kursi ini tidak ada dalam rentetan rukun sholat. Tapi saya akan menambahkanya untuk diamalkan disetiap doa setelah sholat. Karena banyak sekali keunggulan dalam membaca ayat dingklik disetiap doa sholat ini. Salah satunya yakni akan terhindar dari siksa api neraka.

Itulah artikel mengenai bacaan sholat beserta dengan doa dan gerakannya. Mudah-mudahan dengan adanya artikel bacaan sholat ini bisa membantu kita semua dalam menekuni ilmu Agama Islam. Untuk saya pribadi kalau ada salah-salah dalam penulisan atau pemahaman yang berbeda saya meminta maaf dengan sangat.


Sumber https://ibnuasmara.com/